1.
Akhlak menurut Imam Al-Ghazali adalah gambaran
keadaan jiwa berupa sifat-sifat yang sudah mendarah daging yang mendorong
dilakukannya perbuatan-perbuatan dengan mudah lagi gampang tanpa berfikir
panjang. Sedangkan akhlak secara Bahasa merupakan bentuk jama’ dari kata
khuluqun yang memiliki arti sebagai berikut, kecuali ………..
- Perangai
- Watak
- Budi Pekerti
- Tabiat/sopan santun
- Tingkah laku
Jawaban: B.
Watak
2.
Setiap jiwa mempunyai kekuatan-kekuatan yang
mendorong terbentuknya akhlak, Ibnu Miskawih menjelaskan bahwa dalam jiwa
seseorang terdapat tiga kekuatan yang membentuk akhlak manusia. Sementara Imam
Al-Ghazali menambah satu kekuatan lagi sehingga genap menjadi empat kekuatan (al-Quwwah).
Berikut merupakan kekuatan-kekuatan jiwa yang
dimiliki oleh manusia, kecuali …….
- Quwwah al-Ilmi
- Quwwah al-Ghadhab
- Quwwah asy-Syahwah
- Quwwah al-’Adl
- Quwwah al-akhlaq
Jawaban: E.
Quwwah al-akhlaq
3.
Banyak orang yang kelihatannya berilmu, akan
tetapi ilmunya tidak dapat membimbing kehendaknya untuk melakukan
tindakan-tindakan yang membawa manfaat dan kebahagiaan dunia akhirat karena
ilmunya tidak mengandung hikmah.
Berikut adalah turunan dari hikmah, kecuali
……….
- Husnu at-tadbir (baik pemikirannya)
- Judat adz-dzihn (jernih pemikirannya)
- Tsiqabah ar-ra’yi (tajam pemikirannya)
- Quwwah ar-ra’yi (kuat pemikirannya)
- Shawab Azh-Zhann (tepat pemikirannya)
Jawaban: D.
Quwwah ar-ra’yi
4.
Quwwah al-Ghadhab merupakan dorongan manusia untuk menolak yang
tidak disenangi dan mendapatkan kenikmatan yang bersifat abstrak dan batin,
dimana ia bisa menghasilkan sifat utama yakni sifat syaja’ah (keberanian)
yang dapat menjadi sumber akhlak mulia serta dapat menumbuhkan
kebaikan-kebaikan.
Dibawah ini yang bukan turunan dari sifat syaja’ah
adalah ………
- An-Najdah (membantu, menolong)
- Kibr an-Nafs (berjiwa besar)
- At-Tahawwur (nekat)
- Al-Ihtimal (ketahanan dalam bekerja)
- Al-Wiqar (tenang)
Jawaban: C.
At-Tahawwur (nekat)
5.
Al-Iffah merupakan kemampuan seseorang untuk menahan
diri dari perkara-perkara yang diharamkan oleh Allah SWT. Sifat ini muncul dari
Quwwah asy-Syahwah yang dapat dikendalikan oleh seseorang sehingga
melahirkan sifat-sifat yang mulia
Berikut adalah sifat-sifat terpuji turunan dari
sifat al-iffah, kecuali ………..
- At- Tabdzir
- Al-Wara’ (meninggalkan perkara syubhat)
- As-Sakho’ (dermawan)
- Al-Qana’ah (menerima/merasa cukup)
- Al-Haya’ (malu)
Jawaban: A.
At-Tabdzir (menghambur-hamburkan harta)
Baca Juga
Soal PPPK Materi Fiqih Klik disini
Soal PPPK Materi Al-Qur'an Hadits Klik disini

No comments:
Post a Comment